December 07, 2016

“Demam K-POP”

 Panggung dunia hiburan kini tampil dengan membawa warna baru bagi gelantika music tanah air. Meng-counter warna lama yang kini mulai pudar tergerus arus Asia.

Boyband & Girlband, istilah yang sudah tak asing lagi terdengar ditelinga masyarakat Indonesia. Terutama muda-mudi yang mulai keranjingan dan ikut-ikutan budaya pop Korea, sehingga tak ayal lagi jika mereka terjangkit penyakit “Demam K-POP”. Mulai dari foto profile, nama facebook sampai gaya berpakaian pun di ubah menjadi seperti tokoh idolanya.


Ditinjau dari sejarahnya, Boy Band atau Girl Band merupkan produk asli barat yang keluar tahun 1990-an. Mereka terdiri dari 3 personil atau bahkan lebih. Berbeda dengan Group Band yang setiap personil memainkan alat musik tertentu, Boy Band Girl Band rata-rata lebih menonjolkan olah vokal para personil.selain juga menonjolkan kemampuan dance dan kelebihan fisik personel. Gaya seperti ini mengadopsi Boy Band dan Girl Band korea yang lebih mendominasi dan diminati di daratan Asia.

Di negeri ini sendiri, para remaja pegusung konsep Boy Band dan Girl Band mulai mendapat tempat curahan untuk unjuk kemampuan. Dengan dibukanya ajang kontes Boy Band dan Girl Band yang menyedot begitu banyak peserta dari seantero nusantaram exploitasi bakatpum dimulai. Bahkan hal semacam ini menjadi agenda tahunan. Para peserta yang terpilih akan semakin memantapkan diri baik dari segi aya maupun busana, rok mini, pakaian-pakaian ketat dan semisalnya sudah pasti menjadi pilihan bagi para peserta wanitanya. Padahal bisa dipastikan, kebanyakan dari mereka adalah Muslim, belum lagi dengan gaya tampilan mereka dipanggung. Dance yang disuguhkan bisa dibilang cukup erotis bila dipadukan dengan busana mereka, lenggak-lenggok tubuh yang otomatis membuat penonton menjadi semakin tersihir.

Tapi diantara sekian banyak peserta Girlband yang memilih gaya berpakaian ala Korean style, ada girlband yang menunjukkan identitas keislaman mereka. Kudung gaul menjadi pilihan mereka, juga ditambahkan dengan baju lengan panjang ketat dan jeans ketat pula yang semakin membuat mereka terlihat kontras dengan peserta yang lainnya. Miris, sebuah kesalahan pola fikir stadium akut. Bisakah busana muslim dipadukan dengan dance ala kuffar yang ditampilkan ?? sebuah percampuran antara haq dan batil yang tentu saja menghasilkan sebuah perkara yang batil, Allah Ta’ala berfirman

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ

Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil. Q.S Ali Imran 71

Satu lagi tambahan budaya yang disusupkan ke bumi Indonesia yang terkena dengan penganut Islam Mayoritas. Tak ayal jika norma-norma serta nilai-nilai yang terkandung dalam budaya tersebut akan mempengaruhi budaya lama Indonesia. Tapi apakah norma possitiv atau norma negative yang dibawa oleh budaya ala K-POP tersebut ??? Jawabannya udah tentu kita ketahui sendiri.

Ezza Moslem (Oldest Bhe TMI)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *