December 09, 2016

Cara Mengusap Kepala Ketika Wudlu Bagi Seorang Wanita

Membasuh kepala bagi wanita saat wudlu hukumnya sama seperti laki-laki. Mengenai cara mengusap rambut bagi wanita terutama yang memiliki rambut panjang  ini ada beberapa pandapat, yakni:

Pertama : Imam Syafi’i berpendapat bahwasanya mengusap kepala dimulai dari bagian muka kepalanya sampai pada tengkuknya. Berdasarkan hadits :

“Sesungguhnya Nabi sholallahu alaihi wasallam mengusap kepala dengan kedua tangannya. Beliau menarik kearah belakang ke dua tangannya dan memulainya dari bagian muka kepalanya sampai pada tengkuknya, kemudian membalikkan kedua tangannya ketempat dimana beliau memulainya.” (HR. Bukhari)

Beliau (Imam Syafi’i) juga membolehkan mengusap sebagian rambut saja. Akan tetapi, yang lebih afdhal adalah mengusap kepala dari bagian muka kepalanya sampai pada tengkuknya. Adapun bagi seorang wanita yang berambut panjang tidak perlu mengusap rambut sampai ujung rambutnya. Cukup sampai tengkuknya saja. Ada riwayat yang shahih Bahwa Nabi sholallahu alaihi wasallam saat berpergian Beliau pernah mengusap kain penutup kepala dengan menyisakan rambut bagian jambul. Tapi, boleh jadi ini merupakan keadaan khusus, maka bagi seorang muslimah ketika dalam keadaan safar dibolehkan mengusap ubun-ubun dan kerudungnya saja, tanpa harus membuka kerudungnya.

Kedua : Menurut Imam Ahmad kewajiban mengusap kepala adalah secara keseluruhan akan tetapi usapan pada sebagian dari kepala sudah mencukupi.

Ketiga : Abu Hanifah berpendapat cukup dengan mengusap ¼ dari bagian kepala saja.

Keempat : Sedangkan Imam Malik berpendapat dengan mengusap seluruh bagian kepala. Akan tetapi, didalam berwudlu terkadang Imam Malik mengusap seluruh kepalanya dan terkadang juga mengusap bagian atas dari sorbannya. Dengan dalil hadits :

“Aku pernah melihat Rasulullah sholallahu alaihi wasallam berwudlu, sedang beliau memakai sorban dari Qatar. Maka beliau menyelipkan tangannya dari bawah sorban untuk menyapu kepala bagian depan tanpa melepas sorban itu.” (HR.Abu Dawud).

Kesimpulan :

Cara mengusap kepala/rambut ketika berwudlu bagi perempuan terutama yang memiliki rambut panjang itu sama seperti cara mengusap rambutnya seorang laki-laki ketika wudlu. Sebagaimana telah kita ketahui didalam kitab sirah yang menceritakan tentang ciri-ciri Rasulullah sholallahu alaihi wasallam bahwa Rasulullah sholallahu alaihi wasallam memiliki rambut yang panjangnya sampai kepundak, dan cara beliau berwudlu sebagaimana diterangkan dalam hadits riwayat Al Bukhari tadi, maka bagi seorang perempuan yang memiliki rambut panjang tidak perlu mengusap rambutnya sampai ujung rambut, cukup sampai tengkuk saja.

Dan bagi seorang perempuan yang sedang safar/berada ditempat umum ketika hendak wudlu maka cukup baginya mengusap kerudung dan ubun-ubunnya saja tanpa harus membuka kerudungnya. Sebagaimana diterangkan dalam hadits riwayat Abu Dawud diatas.

 Wallahu a’lam bishshawab.

Referensi :

–         Fiqih Islam I/383

–         Ensiklopedia Praktis Muslimah, Khalid Al- Husainan hal. 17

–         Fiqh  Mar’ah Muslimah, Muhammad Bin Sholeh Al ‘Utsaimin

–         Fiqh Wanita Edisi Lengkap, Syeikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah hal. 46

–         Zadul Ma’ad, Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah, hal. 19-24

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *