December 09, 2016

Sambut Ramadhan Dengan Tujuh Persiapan

Seorang muslim memang haruslah selalu tidak pernah meremehkan segala perkara yang berkaitan dengan ketaatan kepada Rabbnya. Dan harus selalu berlomba dengan muslim lainnya untuk mencapai derajat taqwa yang paling tinngi, Allah Ta’ala berfirman:

“dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba” .

Q.S Muthofifin 26

Sebagai seorang muslim pula, tidak mungkin kita menyia-nyiakan bulan ramadhan yang mana pahala setiap ketaatan kita akan dilipat gandakan. Alangkah baiknya sebelum berlomba, kita mempersiapkan segala hal untuk menghadapi bulan ramadhan.

Pertama : Selalu Berdoa Agar Bertemu Ramadhan Dengan Keadaan Sehat Wal Afiat.

Sehingga kita mampu beribadah dengan semangat, puasa pada siang hari, qiyamul lail pada malam hari dan dzikir kita mampu kerjakan dengan penuh semangat. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ketika melihat hilal dari bulan ramadhan membaca:

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ ، رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allahu Akbar, Ya Allah perjalankanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, kesematan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (hai bulan) adalah Allah.

Kedua: Bersyukur Karena Telah Bertemu Dengan Bulan Ramadhan

Imam Nawi dalam kitabnya Al Adzkar menuturkan “ketahuilah sesungguhnya disunnahkan bagi siapa saja yang mendapkan nikmat baru yang nampak atau terhilang darinya suatu kesusahan hendaklah ia bersujud sebagai rasa syukur kepada Allah”.

Ketika kita menemui puasa dengan sehat sehingga mampu beribadah dengan maksimal, ini merupakan nikmat yang sangat besar yang harus disyukuri oleh seorang hamba.

Ketiga : Sambut Ramadhan Dengan Bahagia

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, di dalamnya Allah mewajibkan kalian berpuasa, di dalamnya pintu-pintu surga dibuka lebar dan pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, dan barangsiapa tidak mendapati malam itu maka ia telah kehilangan pahala seribu bulan.” H. R Ahmad

“yah sudah ramadhan” dengan nada sinis sering kita dengar, namun sikap seperti ini bukanlah sikap yang baik. Para pendahulu kita dari kalangan sahabat sampai tabiut tabi’in selalu merasa bahagia dan tidak jarang mereka menangis ketika ramadhan usai.

Keempat : Niatkan Dan Rencanakan Kegiatan Selama Ramadhan.

Memang sangat disayangkan dari kalangan orang sekarang bahwa menghabiskan waktu ramadhannya dengan mengejar dunia. Agar bisa membeli baju baru atau memberi hadiah untuk para kerabat. Peluang bisnis pada bulan ramadhan memang sangat menggiurkan sehingga sering membuat kita lalai akan ibadah kita. Bekerja pada bulan ramadhan tidaklah dilarang asal tidak melupakan ibadah kita. Alangkah baiknya kita sudah merencanakan segala kegiatan kita agar kita mampu bekerja dan beribadah dengan berbarengan, rencanakan dimanakah kita akan iktikaf dan lainnya.

Kelima : Pelajari Fiqih Dan Hukum-Hukum Yang Berkaitan Dengan Ramadhan.

Wajib bagi kita untuk beribadah berdasarkan ilmu, sedangkan kebodohan tidak bisa dijadikan udzur untuk tidak melakukan kewajiban. Maka pelajari segala hukum-hukum yang berkenaan dengan ramdhan.

Keenam : Kuatkan Niat Untuk Meninggalkan Segala Kemaksiatan.

Momen ramadhan memang sangat cocok bagi kita untuk melatih diri agar meninggalkan maksiat. Jangan sampai puasa kita hanya menjadi sebuah amal yang sia-sia karena masih saja kita menggibah atau melakukan hal-hal buruk lainnya.

Ketujuh : Siapkan Materi Untuk Berdakwah.

Manfaatkan momen ramdhan juga untuk berdakwah, karena memang masjid rata-rata jika saat ramadhan akan sangat ramai. Baik sebelum berbuka atau bisa juga kultum ba’da taraweh. Jika tidak ada majlis maka kita bisa membuat majlis tentu dengan kerja sama para pemuda masjid agar lebih bisa diterima masarakat. Jangan sampai kita kebingungan karena belum mepersiapkannya atau justru menolak untuk mengisi kultum karena tidak ada persiapan.

Dengan segala persiapan semoga kita mampu memanfaatkan kesempatan yang belum tentu akan kita dapati lagi. Semoga Allah subhanahu wata’ala memudahkan kita untuk menjalankan segala ibadah kita. [rif]

Wallahu a’lam

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *