December 07, 2016

Penyakit “Anak Gaul”

Kamu mungkin pernah dijuluki teman-temanmu dengan sebutan “anak kuper”, hanya karena kamu tidak pernah tau perkembangan tren busana terbaru, info musik yang teranyar atau info film yang paling gres. Atau pernah dijuluki dengan sebutan “anak gaul” karenamengetahui hal-hal  terbaru dari dunia anak muda?

Gambaran anak gaul adalah seorang remaja yang berakaian ala mode terkini, dari gaya baju, rambut, berjalan hingga cara berbicara. Anak gaul seolah sebutan yang sangat hebat dan hanya disandang oleh remaja-remaja hebat. Layaknya komunitas anak gaul seolah kiblat masyarakat bagi kawula muda.

Hal ini merupakan syubhat yang besar bagi generasi pemuda  islam. Generasi terbaik ummay islam dan penerus ummat ini. Para remaja islam terancam syubhat anak gaul. Syubhat yang akan menerkam mereka dari berbagai arah dan mengelabuhi jiwa dan fikiran para remaja. Kita sebagai calon da’i dan da’iyah harus bisa menjaga diri sendiri dan juga menjaga dan membimbing para remaja lainnya, agar masyarakat dan remajanya menjadi generasi yang berakhlak mulia dan tidak lagi terkena syubhat anak gaul.

Mungkin ada yang beranggapan, memang apa salahnya dengan anak gaul? Kan kami tidak mencuri atau menggannggu orang lain.

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yang senantiasa menyeru kepada yang ma’ruf (yang sesuai dengan ketentuan syari’at Islam) dan mencegah kemungkaran (yang menyalahi dan bertentangan dengan syari’at Islam) dan beriman kepada Allah”. [QS al imran : 110]

Ingin menjadi anak gaul adalah sebuah penyakit, Mengapa? Sebab masyarakat terkhusus kawula muda sudah salah ‘asuhan’. Yang seharus diasuh oleh ajaran Islam, kini justru diasuh oleh ajaran dari Barat yang dipopulerkan oleh para selebriti lewat musik, film, iklan, dan sinetron. Semua membawa racun-racun bagi kehidupan. Yang seharusnya mengucap istigfar ketika melakukan perbuatan salah justru sekarang berucap “masalah buat loe?”. Yang seharusnya bercelana di atas mata kaki, sekarang mulai dijukurkan dibawah mata kaki demi sebutan anak gaul yang tidak ketinggalan jaman.

Lupakan semua omongan yang memanggilkan kalian dengan sebutan anak kuper. Karena baik dimata mereka belum tentu baik di mata Allah subhanahu wa ta’ala.

Di akhir tulisan ini, mari kita simak perkataan Imam Syafi’i rahimahullah. Beliau berkata “Sesungguhnya kehidupan pemuda itu, demi Allah hanya dengan ilmu dan takwa (memiliki ilmu dan bertakwa), karena apabila yang dua hal itu tidak ada, tidak dianggap hadir (dalam kehidupan).”

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *