December 09, 2016

Agar Rumah Tidak Angker

Istilah rumah angker biasanya datang dikarenakan rumah itu jarang ditempati atau “katanya” pernah ada penampakan sehingga warga disekitar rumah tersebut menyebutnya angker, bagi saya pribadi sebutan angker itu hanya akal-akalan orang jaman dahulu saja agar anaknya tidak nakal tetapi semakin maju teknologi kita istilah angker ini tidak hilang tapi justru dipelihara dengan adanya film-film horor dengan memberikan judul yang disisipi kata angker.

Kalau tidak hati-hati, istilah angker bisa menyeret kita ke dalam kemusyrikan, tidak jarang orang justru mengundang dukun atau memberikan sesajen untuk mengusir makhluk halus yang ada dirumahnya, inilah yang bisa membuat kita masuk ke dalam kemusyrikan, karena sebenarnya Islam sendiri mengajarkan kita agar rumah kita menjadi nyaman dan tidak angker.

Doa

Satu yang pasti adalah selalu berdoa ketika masuk dan keluar rumah, Rasulullaah shollallahu alaihi wasallam bersabda:

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُوْلِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لاَ مَبِيْتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ،  وَإِذاَ دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ دُخُوْلِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيْتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيْتَ وَالْعَشَاءَ.

 

“Apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya lalu ia menyebut nama Allah (yaitu membaca basmallah) ketika masuk dan ketika dia makan, setan akan berkata: “Tidak ada tempat menginap dan makan malam bagi kalian”.Dan jika ia masuk rumah lalu tidak menyebut nama Allah ketika masuk, niscaya setan berkata: ”Kalian mendapatkan tempat menginap”. Jika ia lupa juga menyebut nama Allah ketika makan, setan akan berkata lagi: “Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan malam” .[HR Muslim]

Amal Sholeh

Memakmurkan rumah kita dengan amal sholeh adalah suatu keharusan, Rasulullaah shollallahu alaihi wasallam bersabda:

لا تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِيْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ

”Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya syaithan itu akan lari dari rumah yang dibacakan padanya surat Al-Baqarah” [HR. Muslim].

اقْرَأُوْا سُوْرَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلا تَسْتَطِيْعُهَا الْبَطَلَةُ

“Bacalah surat Al-Baqarah, karena membacanya akan mendatangkan berkah dan meninggalkannya berarti kerugian. Tukang sihir tidak akan bisa berbuat jahat kepada pembacanya” [HR. Muslim]

Sholat

Yang dimaksud disini adalah sholat sunnah tentunya, karena sholat wajib (5 waktu) dianjurkan dilakukan berjamaah di masjid. Rasuulullaah Rasulullaah shollallahu alaihi wasallam bersabda:

اجْعَلُوا فِى بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلاَتِكُمْ ، وَلاَ تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا

“Jadikanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian. Janganlah jadikan rumah kalian seperti kuburan.” [HR Bukhari]

Beliau juga bersabda:

إِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدِهِ فَلْيَجْعَلْ لِبَيْتِهِ نَصِيبًا مِنْ صَلَاتِهِ فَإِنَّ اللَّهَ جَاعِلٌ فِي بَيْتِهِ مِنْ صَلَاتِهِ خَيْرًا

“Jika seorang diantara kalian shalat di masjid, maka hendaknya ia menjadikan sebagian shalat di rumahnya, sebab Allah menjadikan kebaikan dari shalatnya di rumahnya.” [HR Muslim]

Diantara kebaikannya adalaah sebagaimana disabdakan beliau berikut:

وإذا دَخَلْتَ إلى منـزلك فصَلّ ركعتين يمنعانكَ من مدخل السوء

“Jika engkau masuk kedalam rumahmu, kerjakanlah shalat dua rakaat, niscaya keduanya akan mencegahmu dari keburukan yang mungkin terjadi diluar rumah.”

Juga, shalat sunnah dirumah lebih utama daripada shalat sunnah di tempat lain, sebagaimana beliau:

أَفْضَلُ صَلاَةِ الْمَرْءِ فِى بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوبَةَ

“Seutama-utama shalat seseorang adalah di rumahnya; kecuali shalat wajib.” [HR Ahmad]

Wallahu a’lam

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *