almuttaqinjepara.com – Tanggal 21 Juni 2020 bertempat di Masjid Ponpes, keluarga besar pondok pesantren Al Muttaqin beserta warga melaksanakan sholat gerhana matahari. Solat sunnah yang pernah diajarkan oleh Rasulullah sebagai pengagungan kepada Allah Ta’ala atas kekuasaan-NYA.

Rasuluah SAW pernah bersabda:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah salat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari No. 1044)

Gerhan matahari dan rembulan merupakan tanda kekuasaan Allah, pada masa Rasulullah juga pernah terjadi gerhana. Sehingga Rasulullah bersama para sahabatnya melaksanakan shalat gerhana bersama mereka. Rasulullah melaksanakan shalat gerhana dengan rukuk yang lama dan syujud yang lama.

Mengenai hukum shalat gerhana memang terjadi banyak perselisihan, ada yang berpendapat Sunnah Mu’akkaddah (sangat-sangat ditekankan) bahkan ada yang berpendapat wajib. Oleh karena itu, begitu pentingnya shalat gerhana tersebut, kami dari pondok pesantren Islam Al Muttaqin bersama masyarakat yang ada di sekitar ma’had melaksanakan sholat gerhana secara berjama’ah yang diimami oleh mudirul ma’had KH. Sartono Munadi dan dilanjutkan dengan khutbah serta diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh beliau.
#Haula Ma’had
#Shalat Gerhana Matahari

Leave a Comment