A. Sekilas tentang Al Muttaqin
Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non-pemerintah) yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Asuhan Anak Yatim Ihyaus Sunnah. Dirintis sejak 1977, didirikan Pondok Pesantren pada tahun 1987 oleh Ust. Sartono Munadi dan rekan-rekannya, dengan sistem kurikulum yang terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran tata bahasa Arab Nahwu dan Sharaf serta pengajaran bahasa Arab intensif.

Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin terletak di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Meskipun berlokasi di pedesaan dan berjarak 30 km dari pusat kabupaten, Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin memiliki cukup banyak santri yang berpotensi tinggi. Saat ini (2013) jumlah santri mencapai 853, yang terdiri dari 384 santri putra dan 469 santri putri dengan 100 ustadz dan ustadzah. Santri di pesantren tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Solo, Bandung, Semarang, dan ada beberapa yang berasal dari luar jawa seperti Aceh, Palembang, Riau, Sulawesi, NTB dan Kalimantan.

Di Pondok Pesantren Al Muttaqin, pengelolaan pendidikan dan pengajaran serta kegiatan santri sehari-hari dilaksanakan oleh para guru/ustadz dengan latar belakang pendidikan dari berbagai pesantren dan perguruan tinggi, yang sebagian besar tinggal di asrama dan secara penuh mengawasi serta membimbing santri dalam proses kegiatan belajar mengajar dan kepengasuhan santri.

Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin dengan keikhlasan dan idealisme para pendirinya, lembaga ini terus berkembang, hingga saat ini Yayasan Ihyaus sunnah telah membuka Pesantren Tinggi Bahasa Arab. Dengan usaha selalu meningkatkan mutu pendidikan, pembangunan fisik, pengembangan dana dan mempersiapkan para kader untuk kemajuan jangka panjang lembaga pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Identitas Madrasah
1. NAMA MADRASAH : TMI “AL MUTTAQIN”
2. NSS : 512332001015
3. PROPINSI : Jawa Tengah
4. KECAMATAN : K e d u n g
5. DESA / KELURAHAN : Sowankidul
6. KODE POS : 59463
7. DAERAH : Pedesaan
8. STATUS MADRASAH : Swasta
9. TAHUN BERDIRI : 1988
10. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR : Pagi
11. BANGUNAN MADRASAH : Milik Sendiri
12. LOKASI MADRASAH : Pedesaan

B. Dewan Pengasuh
1 Pembina/ Pelindung Yayasan Ihyaus Sunnah
2 Mudir : K.H. Sartono Munadi
3 Pudir I : Mundlori, A. Ma
4 Pudir II : Hasyim Asy’ari
5 Sekretaris : Nadzir
6 Bendahara : M. Ikrom, S. Pd. I
7 Bagian – Bagian
• Pendidikan : Ahmad Ridlwan
• Kesantrian : Irham Muzaki
• Dakwah : Aslihan

C. Visi
“Menjadi Lembaga pendidikan yang mampu mewujudkan kader mu’allim dan da’i yang menguasai qowa’idul lughah, berakidah salimah, beribadah shahihah, berakhlak karimah dan memiliki kesanggupan untuk berperan serta dalam iqamatuddien.”

D. Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan yang berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah sesuai dengan manhaj salafus shaleh
2. Menanamlan aqidah salimah, ibadah shohihah dan akhlaqul karimah
3. Membekali peserta didik dasar-dasar kecakapan hidup
4. Membentuk generasi yang memiliki kesadaran mengamalkan Islam secara kaffah
5. Membiasakan akhlaqul karimah dan pola hidup sederhana.

E. Aktivitas Dan Program Kerja Pondok Pesantren Islam “Al-Muttaqin”
Pondok pesantren Islam “Al-Muttaqin” bergerak di bidang :

1. Pendidikan
Unit pendidikan yang dibuka oleh pondok pesantren Islam “Al-Muttaqin” adalah :
1. Unit Mu’allimin (putra), mendidik lulusan sekolah tingkat dasar (SD/MI) selama enam tahun.
2. Unit Mu’allimat (putri), mendidik lulusan sekolah tingkat dasar (SD/MI) selama enam tahun.
3. Unit Takhasshus (I’dad Lughawy), mendidik lulusan SMP/MTS atau yang sederajat selama empat tahun.

a. Metode Pengajaran
Pondok Pesantren Islam “Al-Muttaqin” memadukan dua metode pendidikan dan pengajaran, yaitu metode klasik dan modern ;
Yang kami maksudkan dengan metode klasik adalah santri dalam menerima pelajarannya dari ustadz pengajar secara sorogan. Metode ini kami tujukan supaya santri benar-benar menguasai kaidah-kaidah bahasa Arab (Nahwu dan sharaf), sehingga mereka mampu membaca dan memahami kitab-kitab Arab gundul tanpa mengalami kesulitan.

Sedang tujuan kami dari metode modern adalah supaya santri-santri kami memiliki wawasan & pengetahuan yang luas terkait dengan perkembangan zaman dan mereka mampu berbahasa Arab dan Inggris saat berkomunikasi dengan orang lain.
Di samping itu pula, bahwa pondok pesantren Islam “Al-Muttaqin” memisahkan ruang belajar dan asrama bagi santri putra dan putrinya. Masing-masing belajar dan tinggal dalam ruangan yang benar-benar terpisah.

b. Kurikulum
Kurikulum yang digunakan di pesantren Al Muttaqin adalah kurikulum mandiri yang bersumberkan dari kitab-kitab salaf. Dengan harapan, lulusan dari pesantren memahami dasar-dasar agama yang bersumber dari para salaf dan mampu mengamalkan dalam kehidupannya. Disamping kurikulum mandiri, pesantren Al Muttaqin bekerjasama dengan PKBM setempat juga memfasilitasi para santri yang menginginkan ijazah formal dengan mengikuti program belajar paket B dan C.

3. Dakwah Wal Irsyad

a. Dakwah di Lingkungan Masyarakat Sekitar Pondok
Membentuk kelompok pengajian di masyarakat sekitar pondok, dengan jadwal pengajian satu kali sebulan untuk masing-masing kelompok, satu kali sebulan pengajian umum yang dihadiri oleh semua kelompok-kelompok pengajian, tempat pengajian bergilir di rumah warga yang dihadiri oleh bapak-bapak, ibu-ibu para remaja dan anak-anak.

b. Menebar Alumni ke Berbagai Daerah Untuk Tugas Dakwah

4. Mengadakan Pengajian Wali Santri di Setiap Konsulat BP3 Daerah

Membentuk konsulat-konsulat daerah BP3 (Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan) Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin.
Adapun konsulat BP3 Pesantren Al Muttaqin tersebar di berbagai wilayah; Jakarta, Brebes, Pekalongan, Batang, Kendal, Purbalingga, Magelang, Solo, Semarang, Pati, Purwodadi, kudus dan Jepara.

5. Sosial
Di bidang social, pondok menyalurkan dana yang dihimpun dari ummat untuk program-program social antara lain :
1. Asuhan anak yatim dan fakir miskin
2. Santunan janda disekitar pesantren.
3. Pengiriman relawan dan atau memberikan bantuan ke daerah-daerah yang terkena bencana