
Kehidupan generasi muda kita penuh dengan glamor dan huru hara dan kebebasan. Banyak dari mereka telah lupa akan hakikat untuk apa kehidupan di dunia, dan mereka telah dirasuki oleh nikmat dunia yang seolah olah mereka akan kekal di sana padahal mereka hidup di dunia hanya sementara.
Banyak di antara mereka belum mengerti untuk apa mereka di ciptakan. Padahal mereka telah berusia tua. Itu dikarenakan mereka terlalu mengejar, dan mem- prioritaskan dunia.
Berbeda dengan mereka yang mengetahui tentang hakikat mereka diciptakan. Yaitu untuk mengabdi kepada Allah SWT, para sahabat, para salafus sholeh telah mebuktikan bahwa barang siapa yang mengabdikan hidupnya kepada Allah SWT maka Allah SWT akan memudahkan segala urusannya di dunia maupun di akhirat kelak.
Mereka yang mengabdikan hidupnya kepada Allah SWT akan menganggap segala urusan akan mudah karna mereka bersandar kepada dzat yang paling baik untuk dijadikan sandaran. Dan antara tugas dan tujuan adalah tugas yang menjadi tujuan penciptaan manusia setelah ibadah, adalah membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah, serta mendakwahkan ketuhanan Allah SWT. Namun di awal langkah, kita harus bedakan mana target dan mana tujuan. Karena manusia berjuang sekuat tenaga mencapai sebuah target mulia, tapi ternyata tujuan utamanya bukan karena Allah SWT sehingga ketika ada suatu rintangan dalam mencapainya dia akan mudah layu dan mudah menyerah apalagi melakukan sebuah pengorbanan yang sangat berat baginya.
Maka Rosulullah SAW berasabda ;”sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niat nya .dan sesungguhnya setiap orang bergantung pada niat nya. Dan sesungguh nya setiap orang (akan di balas) sesuai dengan niat nya, barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rosulnya, maka hijrah kepada Allah dan Rosulnya. Dan barang siapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkanya tersebut“
Dan jikalau tujuan kita berhasil maka itu adalah keputusan Allah SWT, dan juga apabila tujuan kita gagal itu juga merupakan keputusan Allah SWT. Apapun hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT tugas kita hanya berusaha adapun hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT. setelah kita meluskan niat dan berusaha semaksimal mungkin.
Maka dari itu ada lima hal yang harus dilakukan oleh seseorang terkait dengan kebenaran
1. Mencaarinya
2. Mengamalkannya
3. Mendakwahkanya
4. Bersabar dalam menyampaikanya
5. Melakukan pengorbanan dijalannya
Maka dengan ini insyaallah kita bisa mendakwahkan agama allah dengan baik.



